Potret Bogor Tempo Dulu (Bag 1)

Mengenang Bogor sebagai kota yang damai, tentram, nyaman kini hanya bisa dinikmati melalui potret tempo dulu saja. 

Sebagai warga aseli Bogor yang hanya bisa menjadi saksi betapa kota yang dulunya bersih, sejuk, indah, dan nyaman ini kini berkembang menjadi kota yang padat penduduk dengan jalanan yang dipenuhi oleh pedagang kaki lima dan angkutan kota yang menganggap jalanan adalah milik nenek moyang mereka. 


Ya sebagai warga asli Bogor, kita hanya bisa mengalah pada keadaan dan menyerahkan semuanya pada ketegasan Pemerintah Kota apakah sanggup menjadikan Bogor kembali seperti beberapa tahun yang lalu, yang sejuk dan Beriman. 

Sambil menunggu sikap tegas Pemerintah Kota Bogor mengatasi segala permasalahan yang menghiasi Kota Bogor, mari kita bersama-sama mengintip potret-potret lama kota yang saat itu masih bernama  Buitzenzorg atau atau Kota yang tak pernah ada masalah. 

Sekitar Jalan Ahmad Yani - Jend Sudirman 
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0CB8QFjAA&url=http%3A%2F%2Fwww.bogorheritage.net%2F2013%2F07%2Fasal-usul-jembatan-satu-duit.html&ei=icwwVIiNNI6GuATB0YCABg&usg=AFQjCNFyemK6PhPjPXkJRbsgtFLc6Y7hsQ&sig2=9ZXwYQPWwHAO7fxgeY89xw
Jembatan Situ duit di warung jambu tempo dulu


Air Mancur tempo dulu

Tribun penonton di lapangan pacuan kuda di Tanah Sareal


Jln Sudirman depan gerbang istana Bogor tempo dulu

Jembatan sempur (Kedoeng halang) pada jaman dulu

Parade militer di depan markas KNIL di Jl  Sudirman


Jln Jend Sudirman tempo dulu

Tugu putih atau wittepaal di Jl Ahmad Yani

Rumah Sakit Militer di Jl Sudirman tempo dulu
Jln Jend Sudirman tahun 1927

Jln Jend Sudirman tahun 1880
Jln Jend Sudirman tahun 1948

Air Mancur tugu wittepaal tempo dulu
Jln Jend Ahmad Yani tahun 1904

Itulah beberapa gambaran bagaimana tentramnya Bogor pada tempo dulu, tempat yang masih layak disebut sebagai Kota Hujan, Kota Beriman, dan Kota tanpa masalah. 


Pada edisi berikutnya kita akan menyaksikan bagaimana potret Bogor Tempo Dulu di tempat yang lainnya. 

Semoga bermanfaat

0 Response to "Potret Bogor Tempo Dulu (Bag 1)"

Post a Comment